Perbaikan Mati Total Nokia N73


SPESIFIKASI:

General 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G Network UMTS 2100
Announced 2006, April. Released 2006, August
Status Discontinued
Size Dimensions 110 x 49 x 19 mm
Weight 116 g
Display Type TFT, 256K colors
Size 240 x 320 pixels, 2.4 inches, 36 x 48 mm

- Downloadable themes
- Light sensor
Sound Alert types Vibration; Downloadable polyphonic, MP3 ringtones
Speakerphone Yes, with stereo speakers
Memory Phonebook Practically unlimited entries and fields, Photocall
Call records Detailed, max 30 days
Internal 42 MB storage, 64 MB RAM
Card slot miniSD, hot swap, buy memory
Data GPRS Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps
EDGE Class 11, 236.8 kbps
3G Yes, 384 kbps
WLAN No
Bluetooth Yes, v2.0 with A2DP (latest firmware)
Infrared port Yes
USB Yes, v2.0, Pop-Port
Camera Primary 3.15 MP, 2048x1536 pixels, Carl Zeiss optics, autofocus, LED flash
Video Yes, CIF
Secondary VGA videocall camera
Features OS Symbian OS 9.1, S60 3rd edition
CPU Dual ARM 9 220 MHz processor
Messaging SMS, MMS, Email, Instant Messaging
Browser WAP 2.0/xHTML, HTML
Radio Stereo FM radio; Visual radio
Games Yes + Java downloadable
Colors Silver Grey/Deep Plum, Frost White/Metallic Red, Black (Music Edition)
GPS No
Java Yes, MIDP 2.0

- Push to talk
- Video download
- WMV/RV/MP4/3GP video player
- MP3/WMA/WAV/RA/AAC/M4A music player
- T9
- Voice command/dial
- Organizer
- Printing
- Document viewer (Word, Excel, PowerPoint, PDF)
- Photo/video editor
Battery
Standard battery, Li-Ion 1100 mAh (BP-6M )
Stand-by Up to 350 h (2G) / 370 h (3G)
Talk time Up to 6 h (2G) / 3 h 46 min (3G)
Misc SAR US 1.22 W/kg (head) 0.69 W/kg (body)
SAR EU 1.13 W/kg (head)

PERBAIKAN MATI TOTAL NOKIA N73:
Apabila Nokia N73 Anda mengalami kerusakan tanpa jatuh/terbentur terlalu keras, dan kerusakan tersebut berjanjut meskipun sudah diperbaiki, maka Anda bisa melakukan beberapa Diagnosis.
Diantaranya dengan mengecek beberapa hal, seperti dibawah ini:
Didalam ponsel Nokia N73 terdapat dua buah CPU yaitu: RAP3GS dan OMAP.
Dan juga terdapat dua IC Power Avilma dan Betty.
Mulai dengan mengukur tegangan yang dihasilkan oleh Avilma.
Tegangan yang dihasilkan, antara lain:
1. Vref atau Vref_int (1,35Volt),
2. Vana atau tegangan Analog (2,5Volt),
3. Vaux atau tegangan Auxiliary (2,8Volt),
4. VIOVilma atau tegangan Input Output Vilma (1,8Volt),
5. VR1 atau Voltage Regulator 1 (2,8Volt),
6. VRVC atau Radio Frequency Clock (1,8Volt),
7. VSIM1 atau tegangan SIM yang pertama (1,8Volt),
8. VSIM2 (1,8Volt/3Volt) tergantung dari SIM Card yang dipakai,
9. VRCP1 atau Voltage Regulator Charge Pump (4,75Volt).
Tegangan yang perlu diukur pada ponsel yang mati adalah: VIOVilma, VR1 dan VRFC.

Dari hasil pengukuran didapat bahwa: VIOVilma, VRFC dan VR1 normal. Yang wajib diukur selain tegangan Output Avilma adalah Regulator N6508. Regulator yang menggunakan System Switch Mode Power Supply ini akan menghasilkan satu tegangan yaitu VIO sebesar 1,8Volt. Dimana tegangan ini akan dikirim sebagai Supply Power IC CPU.
Jadi tegangan ini perlu dicermati juga keberadaannya.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tegangan VIO normal. Berikutnya adalah pengukuran tegangankeluaran yang dihasilkan oleh Betty.
Tegangan yang dihasilkan oleh Betty adalah VCore yang besarnya 1,35Volt. Tegangan inipun perlu diukur sebab merupakan tegangan untuk CPU.
Dan ternyata tegangan ini sangat kurang, yaitu hanya 0,2Volt. Menandakan adanya masalah dengan IC Betty.
Apabila masalah tetap berlanjut meski IC Betty telah diganti, Anda harus memperhatikan Prosedur penghasilan tegangan VCore pada Betty terlebih dahulu.
a. Tegangan VBat masuk ke dalam IC Avilma dan Betty.
b. Saklar ditekan.
c. Avilma mengeluarkan tegangan VANA, VDRAM, VIOVILMA, dan VR1.
d. Avilma menghasilkan tegangan RStx yang besarnya hampir sama dengan tegangan baterai, yang akan dikirim ke dua IC yaitu IC Betty dan IC N6508. Tegangan yang masuk ke IC N6508 dipakai sebagai Trigger untuk IC ini bekerja menghasilkan tegangan VIO, sedangkan yang masuk ke IC Bettydipergunakan untuk sebagai aba-aba bekerjanya IC Betty.
e. Regulator VCore pada IC Betty bekerja menghasilkan tegangan VCore.

Sesungguhnya, tidak selamanya tidak adanya VCore semata-mata dikarenakan oleh rusaknya Betty. Bisa terjadi karena tidak adanya tegangan RStx pada Betty. Apabila setelah diukur pada kaki D5# IC Betty tegangan ini tidak muncul juga, maka Avilma lah yang bermasalah.
Yang perlu Anda lakukan hanyalah dengan mengganti Avilma, dan masalah pun akan segera teratasi.
Read more...

Perbaikan "Contact Service" Nokia 2626



SPESIFIKASI:
General 2G Network GSM 900 / 1800
Announced 2006, November
Status Discontinued
Size Dimensions 104 x 43 x 18 mm, 71 cc
Weight 91 g
Display Type CSTN, 65K colors
Size 128 x 128 pixels, 1.5 inches, 27 x 27 mm
- 4-way navi key
- Screensavers, themes and wallpapers
Sound Alert types Vibration; Downloadable polyphonic, MP3 ringtones
Speakerphone Yes
Memory Phonebook 300 entries
Call records 20 dialed, 20 received, 20 missed calls
Internal 2 MB
Card slot No
Data GPRS Class 6 (3+1/2+2 slots), 24 - 36 kbps
EDGE No
3G No
WLAN No
Bluetooth No
Infrared port No
USB No
Camera No
Features Messaging SMS, MMS, Email
Browser WAP 2.0/xHTML
Radio FM radio
Games Phantom Spider, Glamour Pinball + downloadable
Colors Fiery Red, Spatial Blue, Energetic Copper, WhiteNavy
Languages Major European and Asia-Pacific languages
GPS No
Java Yes, MIDP 2.0
- T9
- Organizer
- Voice memo
Battery Standard battery, Li-Ion 970 mAh (BL-5C)
Stand-by Up to 300 h
Talk time Up to 3 h

PERBAIKAN "CONTACT SERVICE" NOKIA 2626:
Apaila pada ponsel anda terdapat sebuah tulisan CONTACT SERVICE, janganlah anda Panik!
Karena ini adalah sebuah kerusakan yang umum dan bisa diatasi.
Bagaimana cara mengatasinya?
Simak baik-baik kasus yang terjadi pada ponsel Nokia 2626:
Yang dibutuhkan dalam proses ini adalah JAF beserta kabelnya, dan juga File Flashnya.
Langkah kerjanya adalah sbb:
1. Jalankan Program JAF, lalu klik "Check" untuk memastikan baik buruknya koneksi kabel.
2. Kemudian lakukan proses "Erase" atau menghapus data yang ada di ponsel. Proses "Erase" bisa dimulai dengan menekan "Erase fls".
3. Area 1000000 sampai 1FFFFFF terhapus.
4. Kemudian lakukan langkah penulisan ulang softwere pada ponsel. Tandai Manual Flash kemudian Klik Check.
5. Centang Use INI supaya pemilihan file flash bisa dilakukan dengan mencocokkan product code dari ponsel.
6. Pilih Type HP Nokia 2626, dan cari varian Indonesia.
7. Setelah terpilih product code yang sesuai, klik flash untuk memulai proses flashing.
8. Sesuai proses flashing, kita perlu menjalankan proses penulisan file PM untuk mengembalikan data Parameter RF dan bagian Power.
9. Langkah terakhir adalah Unlock untuk membuka kunci jaringannya.

Proses selesai.
Bisa dilihat diatas bahwa semua kunci jaringan sudah terbuka. Dan ponsel pun kembali normal.
Read more...

Membuka Kunci Operator SE K610



SPESIFIKASI SE K610:
- K610i UMTS/900/1800/1900 MHz
- K610c UMTS/900/1800/1900 MHz for China Mainland
General 2G Network GSM 900 / 1800 / 1900
3G Network UMTS 2100
Announced 2006, February
Status Discontinued
Size Dimensions 102 x 45.2 x 16.9 mm
Weight 89 g
Display Type TFT, 256K colors
Size 176 x 220 pixels, 1.9 inches, 30 x 37 mm
- Wallpapers, screensavers
Sound Alert types Vibration; Downloadable polyphonic, MP3, AAC ringtones, composer
Speakerphone Yes
Memory Phonebook Yes, Photo call
Call records 30 received, dialed and missed calls
Internal 16 MB
Card slot Memory Stick Micro (M2), up to 2GB
Data GPRS Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps
EDGE No
3G Yes, 384 kbps
WLAN No
Bluetooth Yes, v2.0 with A2DP
Infrared port No
USB Yes, v2.0
Camera Primary 2 MP, 1600x1200 pixels
Video Yes
Secondary VGA videocall camera
Features Messaging SMS, EMS, MMS, Email, Instant Messaging
Browser WAP 2.0/xHTML, HTML(NetFront)
Radio No
Games Yes + downloadable
Colors Evening Red, Urban Silver, Misty White
GPS No
Java Yes, MIDP 2.0
- MP3/AAC/MP4 player
- Video telephony
- T9
- Picture editor
- Organizer
- Voice memo
Battery Standard battery, Li-Po 900 mAh (BST-37)
Stand-by Up to 400 h (2G) / Up to 350 h (3G)
Talk time Up to 7 h (2G) / Up to 2 h 30 min (3G)

Membuka Kunci Operator SE K610:
Pada sebuah ponsel terdapat beberapa kunci atau pengaman yang bisa dipakai. Ada kunci telepon yang biasa dipakai oleh pengguna,dan ada pula kunci jaringan atau operator.
Kunci jaringan ini biasa digunakan oleh Provider supaya ponselnya tidak bisa digunakan oleh operator lain.
Ponsel yang terkunci oleh provider biasanya berasal dari Luar Negeri. Dibawa ke Indonesia dan tidak bisa digunakan dengan Kartu SIM milik operator Lokal.
Mari kita lihat contoh kasus pada ponsel Sony Ericsson K610, sepeti berikut ini:
1. Jalankan Softwere SE Tool.
2. Pilih Type HP (K610).
3. Pilih Interface "USB".
4. Klik Identity.
5. Setelah product terdeteksi, berikutnya adalah melakukan pengaturan pada menu setting.
6. Centang Full Unlock dan Use Server lalu masukkan Username dan Password. Untuk membuka jaringan ini diperlukan Koneksi Internet, dan tidak gratis. Jadi kita perlu untuk membeli Kredit dari SE Tool Team.
7. Pilih menu Sony Ericsson kembali, lalu klik "unlock".
8. Proses Unlock berlangsung secara otomatis.

NB: Jangan lupa Komputer yang kita pakai harus terkoneksi dengan Internet.
Proses Unlock tidak memakan waktu yang lama. Dan setelah proses selesai, ponsel pun bisa digunakan dengan Kartu Operator yang ada.
Read more...

Perbaikan Software Nokia N91

General 2G Network GSM 900 / 1800 / 1900
3G Network UMTS 2100
Announced 2Q, 2005
Status Discontinued
Size Dimensions 113.1 x 55.2 x 22 mm
Weight 164 g
Display Type TFT, 256K colors
Size 176 x 208 pixels, 2.1 inches, 35 x 41 mm

- 5-way configurable navigation key
Sound Alert types Vibration; Downloadable polyphonic, MP3 ringtones
Speakerphone Yes

- 3.5 mm audio output jack
Memory Phonebook Practically unlimited entries and fields, Photocall
Call records Detailed, max 30 days
Internal 4 GB/8 GB storage (microdrive), 64 MB RAM
Card slot No
Data GPRS Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps
EDGE Class 10, 236.8 kbps
3G Yes, 384 kbps
WLAN Wi-Fi 802.11b/g
Bluetooth Yes, v1.2 (A2DP - 8 GB version only)
Infrared port No
USB Yes, v2.0, miniUSB
Camera Primary 2 MP, 1600x1200 pixels
Video Yes
Secondary No
Features OS Symbian OS v9.1, Series 60 UI 3rd Edition
CPU Dual ARM 9 220 MHz processor
Messaging SMS, MMS, EMail, Instant Messaging
Browser WAP 2.0/xHTML, HTML
Radio Stereo FM radio; Visual radio
Games Java downloadable
Colors Light Blue Chrome, Dark Gray Chrome, Black (Music Edition)
GPS No
Java Yes, MIDP 2.0

- T9
- Voice dial
- Voice memo
- Organizer
Battery
Standard battery, Li-Ion (BL-5C) 900 mAh
Stand-by Up to 190 h (2G) / 170 h (3G)
Talk time Up to 4 h (2G) / 3 h (3G)
Music play Up to 10 h
Misc SAR US 0.74 W/kg (head) 0.58 W/kg (body)
SAR EU 0.48 W/kg (head)

Pernahkah Anda mendapati sebuah kondisi dimana ponsel Nokia anda memunculkan sebuah Notifikasi berbunyi: "Contact Retailer"? Walaupun anda sudah mencoba melakukan program ulang, masalah masih saja muncul.

Hal ini pernah terjadi pada ponsel Nokia N91.
Dimana kasus contact retailer ini bisa disebabkan oleh masalah software maupun hardware. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, kita bisa melakukan pemeriksaan dengan menggunakan flasher.
MTBOX merupakan salah satu program yang bisa diandalkan untuk masalah seperti ini.

Cara pengerjaannya sebagai berikut:
1. Perhatikan nomor IMEI.
Jika ditemukan ada masalah di IMEI, kita ambil contoh: 1234560654321?, maka persoalannya sudah pasti ada di software.
Anda tidak perlu mengUpgrade versi software ponsel yang mengalami kerusakan ini. Yang perlu dilakukan adalah mencari RPL BB5-nya. Anda bisa memulainya dengan mengetahuifile ASK-nya. Klik Read Ask BB5.
2. Muncul tampilan berikut, lalu masukkan nomor IMEI dan tekan tombol "Save".
3. File ASK telah brhasil dibaca.
4. Untuk menjadikan file ASK menjadi file RPL kita gunakan program MXLogger. Langkahnya adalah Jalankan Program "mxlogger", masukkan "Username" dan "Password" lalu tekan tombol "Login".
5. Masukkan file ASK dengan cara Drag and Drop kedalam menu "MXKEY DCT4/BB5 Logger 1.3"
6. Tekan tombol "Loguot" dan "Login" sekali lagi untuk mengetahui apakah file ASK tersebut telah siap. Jika muncul kata "Ready" berarti file rpl sudah jadi, sebaliknya jika muncul kata "Pending" berarti belum siap.
7. Setelah muncul kata "Ready", "Drag and Drop" file ASK kedalam menu "MXKEY DCT4/BB5 Logger 1.3" untuk mendapatkan file RPL.
8. File RPL telah diambil dan disimpan di: C:\Doccument and Setting\Terminator\Dekstop\N91\35839100113665.RPL
9. Sekarang jalankan kembali program "MT-Box Nokia" lalu tekan tombol "OK". Setelah itu tekan tombol "Write RPL BB5".
10. Pilih file RPL yang baru dikalkulasi tadi lalu tekan tombol "Open".
11. File RPL telah berhasil dimasukkan. IMEI sudah kembali normal.
12. Untuk melakukan SX4, kita ganti flasher JAF. Jalankan program J.A.F lalu pilih tab BB5.
13. Tandai opsi "SX4 AUTH" lalu tekan tombol "Service".
14. Proses ini memerlukan koneksi internet. Sesudah proses SX4 selesai dilakukan, tandai opsi "Write PM" lalu tekan tombol "Service".
15. Muncul kotak peringatan, Klik "Yes".
16. Pilih PM yang sesuai.
17. Proses penulisan PM selesai.
Ponsel pun kembali normal.
Read more...

Perbaikan NO Sinyal Nokia 6233 Lewat Internet

SPESIFIKASI:
General 2G Network GSM 900 / 1800 / 1900
3G Network UMTS 2100
Announced 2005, 4Q
Status Discontinued
Size Dimensions 108 x 46 x 18 mm, 81 cc
Weight 110 g
Display Type TFT, 256K colors
Size 240 x 320 pixels, 2.0 inches, 30 x 40 mm

- 5-way navigation key
- Downloadable wallpapers, screensavers
Sound Alert types Vibration; Downloadable polyphonic, MP3, AAC ringtones
Speakerphone Yes, with stereo speakers
Memory Phonebook 500 x 16 fields, Photocall
Call records 20 dialed, 20 received, 20 missed calls
Internal 6 MB
Card slot microSD, up to 2GB, 64 MB card included, buy memory
Data GPRS Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps
EDGE Class 10, 236.8 kbps
3G Yes, 384 kbps
WLAN No
Bluetooth Yes, v2.0 with A2DP
Infrared port Yes
USB Yes, Pop-Port
Camera Primary 2 MP, 1600x1200 pixels
Features Videocalling
Video Yes, VGA
Secondary No
Features Messaging SMS, MMS, EMail, Instant Messaging
Browser WAP 2.0/xHTML
Radio Stereo FM radio; Visual radio
Games Nokia World Cup, 3D Street Racer, 3D Snake + Downloadable
Colors Black
GPS No
Java Yes, MIDP 2.0

- Push to talk
- MP3/AAC/M4A stereo player
- 3GPP/MP4 video player
- T9
- Organizer
- Voice memo
- Voice command
Battery
Standard battery, Li-Po 1100 mAh (BP-6M)
Stand-by Up to 340 h
Talk time Up to 4 h (2G) / 3 h 6 min (3G)


Problema Sinyal kerap kita hadapi, hal ini bisa disebabkan oleh kerusakan Hardware atau Software. Bagaimana solusinya jika disebabkan oleh software?
Memperbaiki kerusakan software membutuhkan komputer. Karena adanya perbedaan level tegangan pada handset dan komputer, harus ada perantara antara keduanya yaitu alat yang kerap disebut Flasher.
Menangani kerusakan sinyal akibat software, bagian yang harus diprogram ulang adalah bagian PM atau Permanent Memory dengan menggunakan flasher.
Kita ambil contoh pada ponsel Nokia 6233, yang tergolong dalam serial Nokia BB5.
Ada satu hal yang harus diperhatikan dalam melakukan flashing Nokia BB5, yang membedakannya dengan proses flashing Nokia serial lainnya (seperti DCT3, DCT4, dan WD2). Pada flashing Nokia BB5, setelah kita melakukan proses penulisan data PM, harus dilanjutkan dengan proses Autorisasi SX4. SX4 merupakan sebuah piranti tambahan pada komputer. Tanpa adanya proses autorisasi menggunakan SX4 tersebut, proses penulisan PM tidak akan tuntas.
Sayang sekali SX4 masih sulit didapatkan di pasaran. Untungnya tersedia flasher JAF, yang telah menyediakan fasilitas untuk itu.
Dengan syarat kita harus terkoneksi dengan jaringan internet, selain tentu saja ponsel harus terhubung dengan flasher JAF tersebut.

Berikut langkah-langkah perbaikannya dengan menggunakan flasher JAF:
1. Jalankan program "Launch JAF"
2. Pilih serial ponsel.
3. Tekan tombol "CHK" untuk melihat baik tidaknya koneksi ponsel dengan flasher.
4. Tandai opsi "SX4 AUTH".
5. Lalu tekan tombol "SERVICE". Ingat langkah SX4 perlu koneksi ke internet.
6. Setelah muncul tulisan "Done!", tandai opsi "Write PM".
7. Tekan tombol "SERVICE" sekali lagi.
8. Akan muncul pesan peringatan dari JAF. Tekan tombol "Yes" untuk melakukan kelanjutan dari proses tersebut.
9. Pilih file PM yang akan ditulis lalu tekan tombol "Open".
Catatan: Harus dilakukan dengan cepat. Dan kita harus memiliki data PM yang bagus.
10. Proses penulisan PM selesai.

Nah, jika memang masalah pada software, ponsel akan kembali normal.
Read more...